Repostase Limolasan ke 70 : I LOVE INDONESIA IS BULLSHIT!

DISKUSI MEMBANGUN KESADARAN-YAYASAN ILMI. Dengan pembukaan oleh moderator yang tak asing lagi di dunia persekolahan, yaitu ary senpai. Acara limolasan diawali dengan penampilan Rebana spesial karya dari unit SD Qu Hanifah, dilanjutkan dengan bacaan Asmaul Husna oleh Mas Imam Ashari, kemudian dipimpin oleh Ustad Azazin dalam pembacaan Yasin & Tahlil. Jamaah begitu antusias dengan tema kali ini “I LOVE INDONESIA IS BULLSHIT!”.
Pada pembukaan diskusi ini, moderator agak kebingungan dalam memilih siapa pembuka wacana dan sharing pertama. “Monggo Bunda dari TK Khalifah 25, silahkan mengutarakan isi hatinya, eh maksud saya pikirannya…monggo,” begitulah kata moderator . Dari TK khalifah 25, Bunda Difa mengutarakan isi pikirannya “Banyak alasan kita untuk mencintai indonesia yang kaya raya ini. Dari sumber daya alam, hingga apa yang ada di negeri ini. Kita bisa mencintainya”. Dikusi ini dilanjutkan oleh Bunday Widya dari unit TK Khalifah 50. “Kita butuh sekali kesadaran diri, apakah kita mau menjadi Indonesia atau malah tidak mau?, mengopy dari hasil parenting yang saya hadiri di Sdnya anak saya, suatu negara yang memiliki Sumber daya manusia yang baik diawali dengan akhlak yang baik pula. Kita bisa berintrospeksi pada diri kita masing-masing, tidak usahlah kita mengoreksi yang lain,” begitulah pendapat dari Bunda Widya.
Masih di bawah langit yang sama, sang moderator menunjuk seorang pengusaha muda yang sekaligus ahli IT yaitu Mas Imam Ashari selaku tim IT yayasan. “Monggo Mas Imam, jenengan bisa ungkapkan apa yang ada dalam pikiran panjenengan mas”.
Akhirnya Mas Imam berpendapat “Ngomong-ngomong masalah cinta, cinta itu tak perlu dikoar-koarkan saya cinta NKRI! Tapi cinta itu tentang apa yang kita rasakan…”
Suasana yang agak tegang menjadi riang gembira jika berbicara masalah cinta yang dirasakan ini. Hingga akhirnya moderator mempersilahkan Bunda Laeli untuk mengemukakan pendapatnya “Monggo, Bunda Laeli dari SD Qu Hanifah…. silahkan mengemukakan pendapatnya”
Bunda Laeli mulai berbicara tentang NKRI “Kita ini orang Indonesia? Atau kita turis?. Apakah kita yang mengaku cinta Indonesia malah suka dengan hal-hal dari luar negeri? Seperti brand sepatu? Tas? Dan lainnya? Tentunya kecintaan kita terhadap Indonesia jangan hanya kata-kata saja”.
Dilanjutkan sharing dari Bapak Izza Asshofi dari unit Graha Sedekan. “I love Indonesia? Apa yang unggul dari Indonesia? Indonesia itu apa? Indonesia itu negara? I love Indonesia? Indonesia sebagai objek atau apa? Apakah benar kita cinta indonesia? Berbicara masalah tersebut apakah kita boleh menyebut bahwa NKRI tidak harga mati? Bolehkan kita menyebutkan bahwa NKRI Harga diri? Apakah kita juga tahu tentang khalifah? Apa yang kita ketahui tentang khalifah? Kalau sistem pemerintahannya khilafah, berarti dipimpin oleh Khalifah. Bolehkan kita juga berpendapat bahwa khilafah YES! Atau berkata Khilafah NO! ,boleh? Kita memang sedang dipecah, ya gak apa-apa, semakin dipecah semakin baik”
Suasana sedikit memanas, hingga moderator mempersilahkan Bapak Tri Mulyono dari unit Oemah Qur’an. “Indonesia itu sudah bagus, UUD 1945 maupun Pancasila itu bagus, merupakan ijtihad. Tinggal kita mau enggak mengamalkannya? Atau hanya hafal saja?”

#YayasanILMI #TKkhalifah #SDQuHanifah #OemahQur’an #GrahaSedekah

[Graha Sedekah; dengan semangat baru memulai perjalanan sejak dilaunching 17 Agustus 2015. Demi menggerakkan generasi qur’ani Indonesia melalui cita-cita visioner mengenai pendidikan yang islami, akan terus berperan aktif dengan semangat tanpa henti untuk fokus mengelola potensi umat dalam rangka membangun peradaban menuju ridlo ilahi]

Graha Sedekah On Twitter

Hubungi Kami

Branch Office:
Jl. Sendangsari VI/110 Kalicari, Pedurungan Semarang Jawa Tengah 50198

Head Office:
Jl. Karanglo No.64 Gemah, Pedurungan
Semarang Jawa Tengah 50191

(024) 6732444
         0815 7775 744

2B403FD8

Recent Comments